Matchmaking dalam Game Online

Pernah merasa pertandingan game online tiba-tiba menjadi jauh lebih sulit setelah kamu menang beberapa kali? Padahal, sebelumnya kamu bisa menghadapi lawan dengan cukup mudah. Di pertandingan berikutnya, pemain lawan terlihat lebih berpengalaman, koordinasi tim mereka lebih rapi, dan kesalahan kecil langsung berujung kekalahan.

Situasi seperti ini sering membuat pemain mempertanyakan sistem yang menentukan lawan mereka. Mengapa harus bertemu pemain tersebut? Apakah lawan dipilih secara acak? Atau ada perhitungan tertentu sebelum pertandingan dimulai?

Jawabannya berkaitan dengan matchmaking dalam game online, yaitu sistem yang bertugas mencari dan mengelompokkan pemain ke dalam sebuah pertandingan. Sistem ini bekerja ketika kamu menekan tombol seperti Find Match, Play, atau Start Queue, bahkan sebelum karakter muncul di arena permainan.

Namun, matchmaking tidak sesederhana memasangkan pemain yang memiliki rank sama. Ada berbagai pertimbangan yang dapat memengaruhi siapa yang menjadi rekan satu tim, siapa yang menjadi lawan, dan berapa lama kamu harus menunggu pertandingan dimulai.

Apa Fungsi Matchmaking dalam Game Online?

Game Multiplayer

Matchmaking dalam Game Online merupakan sistem pencocokan pemain yang digunakan dalam banyak game multiplayer online. Tujuannya adalah membentuk pertandingan berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh pengembang game.

Tanpa sistem ini, pemain mungkin harus mencari lawan dan menyusun tim secara manual setiap kali ingin bermain. Matchmaking membantu proses tersebut berlangsung secara otomatis sehingga pemain dapat langsung masuk ke pertandingan setelah menemukan kelompok yang sesuai.

Pada game kompetitif, sistem ini juga berupaya mempertemukan pemain dengan kemampuan yang relatif seimbang. Harapannya, pertandingan tidak terlalu mudah bagi satu pihak atau terlalu sulit bagi pihak lainnya.

Meski begitu, keseimbangan bukan satu-satunya pertimbangan. Sistem juga perlu memperhatikan waktu tunggu, jumlah pemain yang tersedia, serta persyaratan mode permainan. Mencari sepuluh pemain dengan kemampuan hampir identik mungkin terdengar ideal, tetapi prosesnya bisa sangat lama apabila hanya sedikit orang yang sedang bermain.

Karena itulah matchmaking sering bekerja dengan menyeimbangkan kualitas pertandingan dan kecepatan pencarian pemain.

Bagaimana Cara Kerja Matchmaking dalam Game Online?

Gaming Mobile

Ketika kamu menekan tombol untuk mencari pertandingan, ada beberapa proses yang dapat berlangsung di belakang layar. Detailnya berbeda pada setiap game, tetapi alur umumnya dapat dipahami melalui tahapan berikut.

Pemain Masuk ke Antrean Pertandingan

Proses dimulai ketika pemain memilih mode permainan dan masuk ke antrean atau queue. Sistem kemudian mencari pemain lain yang sedang menunggu pertandingan dengan persyaratan yang sesuai.

Sebagai contoh, sebuah game membutuhkan sepuluh pemain untuk membentuk pertandingan 5 vs 5. Sistem harus menemukan jumlah pemain yang cukup sebelum pertandingan dapat dimulai.

Namun, menemukan sepuluh orang saja belum tentu cukup. Sistem mungkin perlu mempertimbangkan kemampuan pemain, pilihan role, komposisi party, atau ketentuan khusus mode tersebut.

Sistem Memperkirakan Kemampuan Pemain

Dalam game yang menggunakan pencocokan berdasarkan kemampuan, sistem biasanya memiliki cara untuk memperkirakan tingkat permainan setiap pengguna.

Salah satu pendekatan yang dikenal adalah Matchmaking Rating atau MMR. Nilai ini membantu sistem memperkirakan kemampuan relatif pemain berdasarkan data yang tersedia.

MMR tidak selalu ditampilkan kepada pemain. Kamu mungkin hanya melihat rank seperti Silver, Gold, atau Diamond, sementara sistem menggunakan rating internal untuk membantu menentukan pertandingan yang sesuai.

Sistem Membentuk Tim dan Memilih Lawan

Setelah menemukan kandidat, sistem menyusun pemain ke dalam pertandingan. Pada game berbasis tim, proses ini dapat mencakup pembagian pemain ke dua kelompok.

Bayangkan ada sepuluh pemain dengan kemampuan yang tidak sepenuhnya sama. Sistem tidak harus menempatkan lima pemain terbaik di satu tim dan lima sisanya di tim lawan. Sebaliknya, sistem dapat mencoba menyusun kombinasi yang menghasilkan kekuatan tim relatif seimbang.

Beberapa game juga mempertimbangkan apakah pemain masuk sendiri atau bersama teman. Jika sebuah party berisi beberapa pemain yang sudah terbiasa bekerja sama, sistem tertentu dapat memperhitungkan kondisi tersebut ketika menyusun pertandingan.

Pertandingan Siap Dimulai

Ketika persyaratan dianggap terpenuhi, sistem membentuk lobi atau langsung mengarahkan pemain ke pertandingan.

Jika pencarian berlangsung terlalu lama, beberapa sistem dapat memperluas rentang pemain yang dianggap cocok. Akibatnya, perbedaan kemampuan antarpemain mungkin menjadi lebih besar dibandingkan pencarian awal.

Inilah salah satu alasan mengapa waktu antrean dan keseimbangan pertandingan sering berkaitan.

Faktor yang Memengaruhi Matchmaking dalam Game Online

apa itu Game Multiplayer

Tidak semua game menggunakan rumus atau prioritas yang sama. Namun, ada beberapa faktor yang sering berkaitan dengan proses pencocokan pemain.

Kemampuan dan Riwayat Pertandingan

Pada sistem berbasis skill, kemampuan pemain menjadi salah satu pertimbangan utama. Hasil pertandingan sebelumnya dapat digunakan untuk membantu memperkirakan tingkat kemampuan pemain.

Namun, pemain yang baru mencoba mode kompetitif mungkin belum memiliki riwayat pertandingan yang cukup. Dalam kondisi seperti ini, perkiraan kemampuan awalnya bisa berubah seiring bertambahnya jumlah pertandingan.

Perlu diingat, tidak semua game menilai kemampuan berdasarkan jumlah kill, assist, atau statistik individu yang sama. Metode penilaiannya bergantung pada sistem yang dikembangkan untuk game tersebut.

Rank dan MMR

Rank merupakan tingkatan yang biasanya terlihat oleh pemain, sedangkan MMR dapat digunakan sebagai ukuran kemampuan internal.

Keduanya sering berkaitan, tetapi tidak selalu memiliki nilai atau posisi yang sepenuhnya sama. Karena itu, pemain dengan rank berbeda masih mungkin berada dalam satu pertandingan jika sistem menganggap tingkat kemampuan mereka cukup sesuai.

Baca Juga: Apa Itu Crossplay dalam Game Online?

Jumlah Pemain yang Sedang Online

Ketersediaan pemain sangat memengaruhi proses matchmaking.

Ketika banyak orang mencari pertandingan pada mode dan wilayah server yang sama, sistem memiliki lebih banyak kandidat. Sebaliknya, jika hanya sedikit pemain yang tersedia, pencarian pertandingan dapat berlangsung lebih lama.

Kondisi ini juga bisa terasa pada rank yang sangat tinggi, karena jumlah pemain pada tingkat kemampuan tersebut biasanya lebih terbatas.

Party dan Pilihan Role

Bermain sendirian dan bermain bersama beberapa teman dapat menghasilkan kondisi antrean yang berbeda.

Pada game yang memiliki pembagian posisi, seperti tank, support, atau damage, sistem mungkin perlu mencari pemain untuk mengisi role tertentu. Jika terlalu banyak pemain memilih posisi yang sama, waktu tunggu dapat bertambah.

Beberapa game menggunakan mekanisme pengisian role otomatis untuk membantu mempercepat antrean. Akan tetapi, fitur tersebut tidak berlaku secara universal di semua game.

Server dan Kualitas Koneksi

Sebagian game juga mempertimbangkan wilayah server atau kualitas koneksi ketika membentuk pertandingan. Tujuannya dapat mencakup mengurangi keterlambatan komunikasi antara pemain dan server.

Meski demikian, ping yang rendah tidak otomatis menjamin lawan dengan kemampuan setara. Kualitas koneksi dan tingkat kemampuan merupakan dua aspek berbeda yang dapat dipertimbangkan dengan prioritas berbeda oleh setiap game.

FAQ Seputar Matchmaking dalam Game Online

Apa arti matchmaking dalam game?

Matchmaking adalah sistem yang mencari dan mengelompokkan pemain ke dalam pertandingan multiplayer berdasarkan kriteria tertentu, seperti kemampuan, mode permainan, komposisi tim, atau ketersediaan pemain.

Apa perbedaan matchmaking dan MMR?

Matchmaking merupakan proses pencocokan pemain, sedangkan MMR adalah rating yang dapat digunakan sistem untuk memperkirakan kemampuan pemain. MMR merupakan salah satu kemungkinan faktor dalam matchmaking, bukan keseluruhan prosesnya.

Mengapa matchmaking membutuhkan waktu lama?

Antrean bisa berlangsung lama ketika jumlah pemain terbatas, pilihan role tidak seimbang, atau sistem kesulitan menemukan pemain yang memenuhi kriteria pertandingan. Kondisi ini juga dapat terjadi pada mode atau tingkat kemampuan dengan populasi pemain yang sedikit.

Apakah matchmaking selalu mempertemukan pemain dengan skill sama?

Tidak selalu. Sistem berupaya mencari kecocokan berdasarkan kriteria yang digunakan, tetapi perbedaan kemampuan masih mungkin terjadi. Waktu tunggu, ketersediaan pemain, dan ketidakpastian rating dapat memengaruhi hasil pencocokan.

Apakah matchmaking sengaja membuat pemain kalah?

Tidak ada alasan untuk menyimpulkan bahwa sistem sengaja membuat pemain kalah hanya berdasarkan kekalahan beruntun. Mekanisme setiap game perlu dinilai melalui informasi dan bukti yang relevan, bukan sekadar pengalaman beberapa pertandingan.

Memahami Matchmaking dalam Game Online

Matchmaking dalam game online adalah sistem yang bekerja di balik proses pencarian lawan dan pembentukan tim. Sistem ini dapat mempertimbangkan kemampuan pemain, MMR, jumlah pemain yang tersedia, pilihan role, hingga kondisi antrean untuk membentuk pertandingan.

Meski dirancang untuk membantu menciptakan pengalaman bermain yang kompetitif, matchmaking tidak dapat menjamin setiap pertandingan berlangsung seimbang. Performa pemain, kerja sama tim, dan keterbatasan kandidat dalam antrean tetap dapat memengaruhi hasilnya.

Dengan memahami cara kerja matchmaking, kamu bisa melihat pertandingan yang terasa sulit dari sudut pandang yang lebih luas. Lawan yang lebih tangguh atau waktu antrean yang panjang tidak selalu menandakan sistem bermasalah, melainkan bisa berkaitan dengan berbagai pertimbangan yang berlangsung sebelum pertandingan dimulai seperti penjelasan dari fineartsmilitia.com.