Pernah memegang beberapa keping domino, lalu bingung menentukan keping mana yang bisa dipasang lebih dulu? Kuncinya sebenarnya bukan mencari keping dengan angka paling besar, melainkan memperhatikan angka yang terbuka di ujung susunan. Satu keping yang terlihat cocok bisa membuka pilihan langkah berikutnya, sementara keping lain mungkin belum bisa digunakan sama sekali.
Permainan domino adalah permainan menggunakan keping bernomor yang disusun dengan mencocokkan nilai pada sisi-sisinya. Aturannya bisa berbeda menurut variasi yang dimainkan, tetapi prinsip dasarnya relatif mudah dipahami: setiap pemain bergiliran memasang keping yang sesuai dengan angka di ujung susunan.
Bagi pemula, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum mulai bermain, mulai dari cara membaca keping hingga menentukan pemenang ketika tidak ada lagi langkah yang tersedia.
Table of Contents
Apa Itu Permainan Domino?

Domino merupakan keluarga permainan yang menggunakan keping berbentuk persegi panjang. Setiap keping umumnya memiliki garis pemisah di tengah dan dua bagian yang menampilkan sejumlah titik sebagai penanda angka.
Berbeda dari permainan kartu yang mengandalkan kombinasi kartu tertentu, permainan domino dasar berpusat pada hubungan antara angka di keping yang kamu pegang dan angka yang terbuka pada susunan di meja.
Tujuan permainan juga bergantung pada variasinya. Dalam permainan dasar seperti Draw Dominoes atau Block Dominoes, pemain biasanya berusaha menghabiskan seluruh keping lebih dahulu. Jika permainan terhenti karena tidak ada yang bisa memasang keping, pemenang dapat ditentukan berdasarkan jumlah titik yang tersisa.
Karena ada banyak variasi domino, sebaiknya sepakati aturan yang digunakan sebelum ronde dimulai. Dengan begitu, semua pemain memahami kapan harus mengambil keping, melewatkan giliran, dan menghitung skor.
Mengenal Keping Domino dan Angkanya

Sebelum mempelajari alur permainan, kamu perlu memahami cara membaca nilai pada keping domino. Set standar double-six memiliki 28 keping dengan angka dari 0 hingga 6 pada masing-masing sisi.
Berikut beberapa contoh keping yang mungkin kamu temui:
- 2–5: satu sisi memiliki dua titik, sedangkan sisi lainnya memiliki lima titik.
- 3–3: kedua sisi memiliki tiga titik. Keping dengan angka sama seperti ini disebut double.
- 0–6: satu sisi kosong atau bernilai nol, sementara sisi lainnya memiliki enam titik.
- 1–4: satu sisi memiliki satu titik dan sisi lainnya memiliki empat titik.
Titik-titik pada keping sering disebut pip. Istilah ini berguna ketika kamu perlu menghitung nilai keping yang tersisa pada akhir ronde.
Pada set double-six, terdapat tujuh keping double, yaitu 0–0, 1–1, 2–2, 3–3, 4–4, 5–5, dan 6–6. Keping tersebut tetap mengikuti prinsip pencocokan angka, meskipun biasanya diletakkan melintang terhadap susunan agar mudah dikenali.
Persiapan Sebelum Bermain Domino
Permainan domino dasar tidak membutuhkan perlengkapan rumit. Kamu cukup menyiapkan satu set keping dan permukaan yang cukup luas untuk menyusun keping secara berurutan.
Mengocok dan Membagikan Keping
Letakkan semua keping dengan sisi angka menghadap ke bawah, kemudian acak agar tidak ada pemain yang mengetahui posisi keping tertentu.
Jumlah keping yang dibagikan bergantung pada variasi dan jumlah pemain. Sebagai contoh, dalam salah satu aturan Draw Dominoes, dua atau tiga pemain masing-masing menerima tujuh keping, sedangkan empat pemain menerima enam keping. Keping yang tidak dibagikan diletakkan tertutup sebagai tumpukan pengambilan atau boneyard.
Susun keping di depan masing-masing pemain dengan sisi angka menghadap ke diri sendiri. Dengan begitu, kamu bisa memeriksa pilihan yang tersedia tanpa memperlihatkan seluruh keping kepada lawan.
Menentukan Pemain Pertama
Salah satu cara yang umum digunakan adalah memberi giliran pertama kepada pemain yang memegang keping double tertinggi. Namun, ketentuan pembuka tidak selalu sama pada setiap variasi.
Jika aturan yang disepakati menggunakan cara tersebut, pemain yang memiliki keping 6–6 dapat membuka permainan terlebih dahulu. Pada aturan lain, pemain mungkin menentukan pembuka melalui keping dengan nilai total tertinggi.
Hal terpenting adalah menggunakan ketentuan yang sama bagi semua pemain sejak awal ronde.
Bagaimana Cara Bermain Domino?
Setelah keping dibagikan dan pemain pertama ditentukan, permainan dimulai dengan memasang keping pembuka di meja. Pemain berikutnya kemudian bergiliran menyambungkan keping pada ujung susunan yang tersedia.
1. Cocokkan Angka pada Ujung Susunan
Misalnya, keping pertama yang dipasang adalah 4–2. Kedua ujung susunan sekarang menunjukkan angka 4 dan 2.
Jika kamu memiliki keping 4–5, kamu dapat menyambungkan sisi bernilai 4 ke ujung yang menunjukkan angka 4. Setelah keping dipasang, ujung baru yang terbuka adalah angka 5. Pemain selanjutnya dapat memasang keping yang memiliki angka 5 pada salah satu sisinya, atau memilih ujung lain yang masih terbuka jika kepingnya cocok.
Perhatikan bahwa kamu tidak harus mencari keping dengan kedua angka yang sama seperti keping sebelumnya. Cukup satu sisi yang cocok dengan salah satu ujung terbuka.
2. Pasang Satu Keping pada Giliranmu
Dalam aturan dasar yang umum, pemain memasang satu keping pada setiap giliran. Setelah keping berhasil diletakkan, giliran berpindah ke pemain berikutnya.
Contohnya, jika kedua ujung susunan menunjukkan angka 3 dan 6, kamu dapat memilih keping yang memiliki angka 3 atau 6 pada salah satu sisinya.
Pilihan keping akan semakin terbatas ketika kamu hanya memiliki sedikit keping yang sesuai. Karena itu, biasakan memeriksa kedua ujung susunan sebelum memutuskan keping mana yang akan digunakan.
3. Apa yang Dilakukan Jika Tidak Bisa Memasang Keping?
Situasi ini bergantung pada variasi domino yang dimainkan.
Dalam Draw Dominoes, pemain yang tidak memiliki keping yang cocok biasanya mengambil keping dari boneyard sesuai aturan yang disepakati. Pada beberapa aturan, pemain mengambil keping sampai menemukan yang bisa dipasang atau sampai kondisi tertentu tercapai.
Sementara itu, dalam Block Dominoes, pemain yang tidak bisa melakukan langkah biasanya melewatkan giliran. Keping yang tersisa di luar tangan pemain tidak digunakan sebagai tumpukan pengambilan.
Perbedaan ini cukup penting. Jika kamu bermain dengan aturan Block tetapi mengambil keping tambahan, jalannya permainan tidak lagi mengikuti ketentuan dasar variasi tersebut.
FAQ tentang Permainan Domino
Berapa jumlah keping domino dalam satu set?
Set double-six standar terdiri dari 28 keping, dengan angka dari 0 hingga 6 pada masing-masing sisi. Set domino lain dapat memiliki jumlah keping berbeda, misalnya set double-nine atau double-twelve.
Berapa orang yang bisa bermain domino?
Banyak variasi domino dasar dapat dimainkan oleh dua hingga empat orang. Jumlah pemain, pembagian keping, dan ketentuan lainnya bergantung pada variasi yang dipilih.
Apakah kedua sisi keping harus memiliki angka yang sama?
Tidak. Dalam permainan domino dasar, cukup satu sisi keping yang cocok dengan salah satu ujung susunan terbuka. Keping yang memiliki angka sama di kedua sisi disebut double.
Apakah pemain harus mengambil keping ketika tidak bisa bermain?
Tidak selalu. Draw Dominoes biasanya menggunakan tumpukan pengambilan, sedangkan Block Dominoes umumnya mengharuskan pemain melewatkan giliran jika tidak memiliki keping yang cocok.
Bagaimana cara menentukan pemenang permainan domino?
Pemain yang berhasil menghabiskan seluruh kepingnya dapat memenangkan ronde dalam aturan dasar tertentu. Jika permainan terkunci, pemenang sering ditentukan berdasarkan jumlah titik tersisa yang paling rendah. Pastikan kembali aturan skor yang digunakan karena setiap variasi dapat memiliki ketentuan berbeda.
Pentingnya Mengenal Permainan Domino dengan Benar
Permainan domino menggunakan keping bernomor yang harus disambungkan berdasarkan angka pada ujung susunan. Untuk memulainya, kamu perlu mengenali nilai kedua sisi keping, memahami urutan giliran, dan mengetahui tindakan yang diperbolehkan ketika tidak memiliki keping yang cocok.
Hal yang tidak kalah penting adalah membedakan variasi permainan. Draw Dominoes memungkinkan pemain mengambil keping tambahan sesuai aturan, sedangkan Block Dominoes menggunakan mekanisme melewatkan giliran. Dengan memahami perbedaan tersebut, kamu bisa mengikuti alur permainan dengan lebih jelas tanpa mencampuradukkan aturan dari variasi yang berbeda seperti penjelasan dari fineartsmilitia.com.
